Crayon Shinchan

Crayon Shinchan tokoh utama serial ini, seorang murid TK berusia 5 tahun yang gemar menirukan tingkah laku orang dewasa, menyukai berbagai serial anak-anak di televisi, serta sering merayu wanita dewasa yang cantik. Ia juga dapat merepotkan orang-orang di sekitarnya, ia juga sering membuat ulah.

Hiroshi Nohara

adalah ayah sinchan. Ia adalah seorang pegawai dan kepala keluarga hiroshi takut dan tunduk kepada mamanya, misae. ia kesal sekali pada shinchan apabila membuat ulah. Hiroshi Nohara ini berumur 35 tahun.

Misae Nohara

adalah ibu Shin-chan. Ia adalah seorang ibu rumah tangga yang sering dibuat jengkel karena kenakalan Shin-chan. Hukuman yang biasanya ia berikan adalah pukulan, jitakan, atau cubitan. Meskipun begitu, ia tetap mencintai anaknya. Misae sangat suka dengan diskon, brosur, dan perhiasan..

Himawari Nohara

adalah adik Shin-chan. Mirip dengan kakaknya, Himawari sangat suka melihat lelaki tampan. Anak ini juga sangat senang dengan perhiasan, dan semua benda-benda yang berkilau.

Shiro

adalah anjing Shin-chan. Ia memiliki bulu berwarna putih dan dapat menggulung diri seperti bola salju. Anjing ini sangat cerdas. Anjing ini dipungut oleh keluarga Nohara karena dibuang oleh pemiliknya.

Action Mask

adalah pahlawan kesukaan Shin-chan.

Posted by Crayon Shinchan - - Shinchan Lover Community 1 komentar

Diangkat sebagai pegawai sebenarnya sama saja, nasip mereka tetap tidak jelas. Istilah karyawan bantu atau kontrak sebaiknya dihapus saja jika tidak ingin menyakiti hati karyawan itu sendiri. Sebab diangkat sebagai karyawan bantu atau kontrak tidak akan ada artinya, jika kedepannya nasip mereka tetap tidak jelas.

Karyawan yang memang memenuhi syarat untuk diangkat, maka sebaiknya diangkat dengan tanpa embel-embel “bantu” atau “ kontrak “. Fenomena karyawan bantu atau kontrak hanya akan menambah panjang penderitaan karyawan itu sendiri.

Sulit untuk diterima akal sehat, bayangkan kalau mereka sudah mengabdi puluhan tahun para karyawan tersebut masih diposisikan sebagai bantu atau kontrak.Ini sungguh jauh dari nurani kemanusiaan dan hanya akan membuat karyawan tersebut semakin menderita.

Sungguh sangat memprihatinkan kalau nasip mereka yang sudah berahun-tahun bekerja masih diposisikan sebagai “ PEMBANTU “ yang nasipnya tentu saja tidak menentu.Oleh karena itu kedepan jika memang ingin ada perubahan, maka salah satu hal penting jika ingin mengangkat karyawan adalah tidak perlu ada pengangkatan karyawan bantu / kontrak lagi.

Kalau memang ingin mengangkat, maka angkatlah mereka tanpa embel-embel “ bantu “ atau “ kontrak “.
print this page Print this page
http://img.photobucket.com/albums/v54/crayonshinchan/th_untitled-2.jpg

One Response so far.

  1. Anonim says:

    jalani aja apa adanya, yang penting mengalir seperti air di dalam air yang keruh hehehe

Leave a Reply